
Inspirasi Hikmah – Hidup
December 22, 2025
Inspirasi Pagi – Romantis
January 5, 2026MEKAH, 19/8- IBADAH UMRAH. Ribuan umat muslim dari penjuru dunia saat melakukan sholat di Masjidil Haram, Mekah, Saudi Arabia, Kamis, (17/8). Sebanyak 797 prajurit Indobatt melaksanakan ibadah Umrah di Mekah, kegiatan ini merupakan bagian dari cuti yang diberikan oleh UNIFIL kepada personel peacekeeper yang melaksanakan tugas di Lebanon Selatan, dari 797 prajurit Indobatt itu, 151 diantaranya melaksanakan ibadah Umrah bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah.FOTO ANTARA/Kuwadi/ss/pd/11
Ada banyak pelajaran yg dapat diambil dalam rangkaian ibadah umroh, kata kuncinya adalah melatih untuk; rendah hati, sabar, menghargai dan menahan diri.
Dalam suatu perjalanan jarak jauh tentunya akan bertemu dengan banyak orang dengan berbagai macam karakter, maka kerendahan hati mesti ditumbuhkan, tepis rasa paling hebat kuat atau pintar, tidak perlu memamerkan kemampuan agar orang lain mengakui keistimewaan yang dimiliki, ketahuilah bahwa bintang akan selalu memancarkan cahaya di tengah gelapnya malam.
Kedua melatih diri untuk berlaku sabar, sabar menunaikan thowaf dan sa’i, yang harus berjalan perlahan bersama jamaah sambil berdoa, berdesakan, bila tidak sabar mungkin akan muncul emosi kemarahan, sabar menahan bau badan yg kurang sedap, sabar menahan pandangan godaan wanita Arab dan Turki yang cantiknya luar biasa, sabar menggandeng orang tua atau pasangan yang tidak bisa gesit dalam berjalan, jadi kemungkinan terjadi pertengkaran karena berpisah jalan.
Melatih menghargai diri sendiri dengan tidak bergantung pada orang lain sekalipun orang terdekat, kehidupan yang saling menghargai akan menumbuhkan kemuliaan, selagi masih bisa dipelajari dan diusahakan mengapa harus menyerah dan pasrah, kata kuncinya adalah belajar menghargai agar tidak sakit hati, belajar menghafal doa-doa dalam ritual ibadah umroh bagian dari berlatih menghargai diri
Melatih mengendalikan diri, tidak mudah emosi saat terjadi ujian kesetiaan, misalkan orang terdekat kita lebih banyak menolong orang lain daripada diri kita, maka pengendalian diri sangat dibutuhkan, di tanah suci bisa muncul berbagai ujian cobaan dan tantangan, kemampuan pengendalian diri pada hakikatnya perwujudan keimanan
Kata kuncinya agar ibadah kita menjadi mabrur dan mabruroh adalah melatih agar sepulang nya ke tanah suci perilaku kita lebih baik lagi dan motivasi beribadah semakin kuat
Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin
Semoga bermanfaat
Jeddah, 20 Desember 2025
SriMinarti10Bjn




